Login Anggota
Lupa password? - Mau jadi Anggota?    
 
Hikmah

Halaman: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

Jumat, 05 Juni 2009 - KH. Muhammad Wafi, Lc, M. Si
Allah menjadikan akhirat sebagai tempat untuk membalas amal manusia (bukan di dunia ini) karena dunia itu tidak akan muat untuk pembalasan Allah dan Allah ingin meninggikan derajat hamba yaitu dengan tidak memberi balasan pada dunia yang tidak langgeng.
Jumat, 22 Mei 2009 - KH. Muhammad Wafi, Lc, M. Si
Kalau seseorang selalu menjawab pertanyaan berarti dia adalah orang yang bodoh. Orang ini hanya menutupi kebodohannya dengan dakwaan-dakwaan (argumen) yang belum tentu benar. Orang ini juga bisa dikatakan orang yang sombong karena dia merasa malu kalau tidak menjawab. Oleh karena itu dia menutupinya dengan jawaban-jawaban walaupun tidak benar. Inilah yang menjadikan seseorang menjawab dengan...
Kamis, 14 Mei 2009 - KH. Muhammad Wafi, Lc, M.Si
Kebanyakan waridat memang datang secara mendadak agar seorang hamba tidak menganggap bahwa waridat tersebut wujud karena adanya persiapan. Suatu ketika seorang hamba menerima waridat dari Allah dan seketika itu juga dia merasa ingin untuk melakukan ibadah, inilah waridat yang datangnya secara mendadak. Suatu hari dia melihat orang yang alim dan seketika itu juga dia ingin seperti orang alim...
Kamis, 14 Mei 2009 - KH. Muhammad Wafi, Lc, M.Si
Orang yang sholih (dekat kepada Allah) ada 2 macam : 1. orang yang ditugaskan untuk khidmah kepada Allah (agama Allah) bukan untuk Allah sendiri. Oleh karena itu orang ini harus tahu perintah-perintah dan larangan-larangan lalu menjelaskannya kepada masyarakat. (amar ma'ruf nahi munkar) 2. orang yang dikhususkan oleh Allah untuk mahabbah kepada-Nya. Dia tidak ingat apa-apa kecuali...
Kamis, 07 Mei 2009 - KH. Muhammad Wafi, Lc, M.Si
Ibnu Athaillah memberi pengertian bahwa suatu ketika walaupun kita maksiat kepada Allah tapi terkadang Allah masih bersifat baik, memberi nikmat kepada kita. Namun perlu diketahui bahwa ini adalah istidraj dari Allah. Terkadang ada orang yang tidak pernah bersyukur tapi masih diberi nikmat maka tidak lain ini adalah istidraj.
Kamis, 30 April 2009 - KH. Muhammad Wafi, Lc, M. Si
Orang yang ma'rifat adalah orang yang sudah menyatu dengan Allah. Segala urusannya telah dipasrahkan kepada Allah. Tak ada kemauan kecuali karena Allah. Semua aktifitas yang dilakukannya adalah karena Allah. Akan tetapi jangan kemudian diambil kesimpulan bahwa orang yang ma'rifat adalah orang yang sudah tidak membutuhkan lagi dengan mu'asyaroh (interaksi)bersama manusia dan berurusan dengan...
Kamis, 23 April 2009 - KH. Muhammad Wafi, Lc, M. Si
Dalam hikmah ini Ibnu Athaillah menjelaskan bahwa orang yang tidak mau mensyukuri nikmat berarti dia berkeinginan agar nikmatnya hilang, tapi kalau mau bersyukur maka dia telah mengikat nikmat tersebut agar tidak hilang. Memang bersyukur itu sangat sulit. Banyak orang yang mengucapkan alhamdulillah tapi itu bukanlah syukur yang dikehendaki oleh Allah.
Kamis, 23 April 2009 - KH. Muhammad Wafi, Lc, M. Si
Manusia ada dua macam, yaitu manusia yang mengetahui (makrifat) kepada Allah karena diberi احسان (nikmat-nikmat) dan manusia yang makrifat kepada Allah karena diberi cobaan. Kedua jenis manusia ini, semua adalah atas kehendak Allah swt. Allah adalah dzat yang bijaksana sehingga akan memberi nikmat atau cobaan atas kehendak-Nya sendiri.
Kamis, 23 April 2009 - KH. Muhammad Wafi, Lc, M. Si
Sebagai manusia kita tidak boleh beri'tikad bahwa selain Allah itu bisa memberi manfaat. Jika ada orang yang meminta tolong pada orang lain lalu orang tersebut meminta agar dia melakukan sesuatu namun akhirnya tidak berhasil. Kemudian orang tersebut meninggalkannya dan tidak lagi bergantung kepadanya serta hanya menuju Allah dalam setiap permintaannya maka orang tersebut adalah orang yang...
Kamis, 23 April 2009 - KH. Muhammad Wafi, Lc, M.Si
Semua manusia pasti sangat suka jika memiliki jabatan, harta yang banyak, dan dipuji oleh masyarakat. Semua bisa terjadi karena adanya Waham (menghayal bahwa semua itu bisa diperoleh). Manusia berangan-angan bahwa dia memiliki kekuatan sehingga dia bisa berhasil, kaya, pandai, alim, dan sebagainya. Keinginan semacam ini, penyebabnya tak lain adalah waham. Dan untuk menghilangkannya kita harus...
Halaman: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

© Copyright 2004-2021 - Pondok Pesantren Al-Anwar
Sarang, Rembang, Jawa Tengah 59274 Indonesia.