Login Anggota
Lupa password? - Mau jadi Anggota?    
 
Hikmah

Jumat, 29 Desember 2017 - KH. A. Wafi Maimoen Lc. M.Si.


Tujuan Amal Manusia

Hikmah ke-10  Tujuan Amal Manusia

Oleh: KH. A. Wafi, Lc.

الاعمال صور قا ئمة# وارواحها سر اللاخلاص فيها

Artinya: amal yaitu suatu perbuatan dhohir yang tampak dipandangan orang, dan amal tersebut bisa diibaratkan dengan jasat kita yang mana unsur terpentingya adalah ruh yang mengisi.

Meskipun Amal kita bagus tapi jika niatnya jelek atau dengan kata lain tidak ikhlas maka sia-sialah amal kita, sebaliknya jika kita niat baik satu saja tanpa diserta amal, terkadang berimbas baik bagi sipelaku.

walhasil amal manusia tergantung tujuannya(ikhlas)

"نية المؤمين خير من عماله"

Artinya: Niat seorang mu’min lebih baik dari pada amal tanpa disertai niat.

Ada sebuah cerita di zaman nabi Muhammad, ketika Rasulullah melakukan perjalanan panjang untuk perang Tabuk, ditengah perjalanan dengan keadaan capek beliau berkata kepada para sahabat. Rosulullah  berkata: bahwasanya ada seseorang di madinah yang mendapatkan pahala seperti pahala kita ini, siapakah mereka itu wahai Rosullah? Sontak sahabatpun bertanya, Rosulullah menjawab: dia adalah orang yang berniat untuk ikut perang, tapi karena ada udzur dia tidak bisa ikut berperang bersama  kita. Ada pula orang mengerjakan sesuatu amal tapi niatnya tidak sesuai, misalnya imam Ghozali,awalnya beliau belajar hanya untuk mendapatkan makanan, tapi allah berkehendak lain kepada imam Ghozali, karena ilmu tidak mau dengan orang yang tidak ikhlas akhirnya dengan rahmat Allah  dia berhasil mendapatkan keduanya

رحمة الله اوسع من غضابه

Artinya: Rahmat Allah lebih luas dari pada murkaNYA.

 dan banyak manusia beribadah mengikuti kesenangannya sendiri tapi malah melalaikan tugas-tugas yang sudah di berikan Allah untuknya, yang akhirnya tidak menimbulkan rasa ikhlas dalam ibadahnya. Karena hidup itu harus mengikuti perturan yang sudah di tetapkan oleh allah “ojo sekarepe dewe” (jangan seeanakya sendiri).

Alhasil” kewajiban itu ada 5 macam, yaitu: kewajiban yang berhubungan dengan maslahah agama, maslahah kehidupan, maslahah idiologi, maslahah keturunan, dan maslahah harta.Maka jika kita beramal apapun yang menimbulkan kemaslahatan dari 5 tadi atau hanya salah satu saja , maka kita bisa dikatakan beramal baik, apalagi amal yang berhubungan dengan kemaslahatan agama, yang mana kemaslahatan ini termasuk puncak dari 5 unsur kemaslahatan. dan jangan sekali kali kita mengabaikan kemaslakhatan agama untuk kemaslakhatan yang lain, misalnya kita terlalu mengedepankan duniawi, pekerjaan,maupun keluarga kita dengan menyampingkan agama kita, hal tersebut akan berakibat fatal karena kurangnya barokah amal, meskipun harta kita banyak tapi gak barokah apalah daya,Karena tujuan mereka tidak  ikhlas dan bukan  kerena Allah.

Seperti sabda nabi Muhammad

لاتزال طائفة من امتي ظاهرنا علي الحق

 لايضرهم من حالفهم حتى ياتي امر الله وهم ظاهرون

 Sebagian umatku akan selalu menetepi kebenaran sampai hari kiamat, tetap akan menang meskipun terus dimusuhi dan tidak ada yang bisa dikalahkan, meskipun itu hanya segelintir golongan dari umatku”

اللهم اجعلنا طاعفة من امتي نبي محمد.........امين



© Copyright 2004-2021 - Pondok Pesantren Al-Anwar
Sarang, Rembang, Jawa Tengah 59274 Indonesia.