Login Anggota
Lupa password? - Mau jadi Anggota?    
 
Ragam

Senin, 04 April 2016 - Khoirul Anam


Mengurai Kata dan Huruf dalam Basmalah

Basmalah atau بسم الله الرحمن الرحيم adalah suatu kata yang begitu sakral sehingga seluruh kaum muslimin menghapalnya. Bagaimana tidak, selain merupakan salah satu ayat suci Al Qur’an Karim, ia juga dibaca setiap kali sholat, berdo’a dan ketika akan memulai beberapa pekerjaan yang bermuatan positif lainnya. Kanjeng Nabi muhammad Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam berdawuh :

كُلُّ أَمْرٍ ذِيْ بَالٍ لَا يُبْدَأُ فِيْهِ بِبِسْمِ الله الرحمن الرحيم فَهُوَ أَقْطَع

Artinya :"setiap perkara yang baik yang tidak diawali dengan bacaan basmalah maka akan terputus atau sedikit berkahnya".

Basmalah tersusun dari empat buah kata, yakni : بسم (bismi), الله (Alloh), الرحمن (ar Rohman) dan الرحيم (ar Rohim). Keempat kata tersebut mengisyaratkan akan pertolongan Allah Ta’ala kepada para hamba-Nya yang muslim akan godaan syaithon. Dimana syaithon pernah bersumpah : aku akan benar-benar mendatangi mereka dari arah depan, belakang, kanan dan kirinya . Kemudian Allah Ta’ala menganugerahkan empat kata ini agar godaan syaithon tidak membahayakan mereka para perapal Basmalah.

Keempat kata tersebut juga merupakan isyarah akan model prilaku ma’shiyat manusia. Yang pertama adalah maksiat yang dilakukan secara rahasia, kedua maksiat yang dilakukan secara terang-terangan dihadapan orang-orang, ketiga maksiat yang dilakukan pada waktu malam hari dan yang terakhir atau yang keempat adalah maksiat yang dilakukan di waktu siang hari. Kemudian Basmalah hadir untuk sebagai lantaran (washilah) agar Alloh Ta’ala mengampuni dosa-dosa mereka.

Selain makna isyarat yang diproleh pada keempat kata Basmalah, huruf-huruf yang terkandung di dalamnya juga memiliki ma’na-ma’na isyarat, diantaranya :

• Ba` (الباء) :

بِرُّ الله عَلَى اَهْلِ السَّعَادَة

yakni kebaikan Alloh Ta’ala kepada kaum muslimin yang merupakan para pemilik kebahagiaan, karena beriman pasrah kepada Alloh Subhanahu wa Ta’ala.

• Sin (السين) :

سَتْرُ اللِه علَى الجهَالَةِ

Alloh Ta’ala melindungi orang-orang yang selalu membaca Basmalah akan rendahnya kebodohan.

• Mim (الميم) :

مَحَبُّتُهُ لِأَهْلِ الإسْلَام

Rasa cinta Alloh Ta’ala terhadap pribadi muslim yang senantiasa berucap Basmalah sepanjang waktu.

• Alif (الألف) :

أُلْفَتُهُ

Artinya, keramahan Allah. Allah itu Maha Ramah, Maha Pengasih lagi Mahapenyayang. Keramahan Allah akan semakin muncul kepada mereka yang membaca Basmalah.

• Lam (اللام) :

لطافته

Alloh Ta’ala begitu lemah lembut kepada para hamba-Nya yang senantiasa setia kepada Basmalah. Hikmah di balik membaca Basmalah mendapat kenyamanan dan kelembutan dalam hatinya. Sikap dan sifat jelek akan hilang berganti kebaikan dan hati berhias kelembutan.

• Ha` (الهاء) :

هدايته

Artinya, petunjuk Allah. Seseorang yang membaca Basmalah, akan terbimbing dan terarah ke jalan yang lurus dalam naungan hidayah dari Alloh Al Hadi.

• Ro`(الراء) :

رِضْوانُهُ عَلَى السَّابِقِين والتَّائِبِين

Artinya kerelaan Allah. Ridlo Allah akan menempel pada sosok insan yang melafalkan Basmalah. Jika Allah telah ridlo pada seseorang, tidak ada lagi gundah dan gulana, karena ridlo-Nya telah hinggap dalam diri. Pelaku maksiat pun yang membaca Basmalah dengan niat taubat kepada Allah, maka bacaan tersebut menjadi jembatan akan ridlo (maghfiroh; ampunan) Allah Ta’ala.

• Cha’ (الحاء) :

حِلْمُهُ علَى المُذْنِبِين

Allah Ta’ala memberikan kuota bertaubat lebih kepada para pelaku ma’shiyat, yang mana pintu taubat masih terbuka hingga nyawa sampai tenggorokan. Berbed dengan umat-umat terdahulu memiliki sedikit kesempatan untuk diterima taubatnya. Kebanyakan diturunkan kepada mereka adzab yang begitu pedih jikapun mereka tidk mengikuti sang Rasul.

• Mim (الميم) :

مِنَّتُهُ على المُؤْمِنِيْن

Anugerah Alloh Ta’ala yang diberikan tanpa diminta kepada para mereka yang beriman kepada-Nya.

• Nun (النون) :

نُورُ المَعْرِفَةِ في الدُّنيا ونُورُ الطَّاعَةِ في العُقْبى فأعْطَا هُمَا لِعِبادِه المُتَّقِيْن

Artinya, cahaya pengetahuan dan cahaya keta’atan. Dengan kata lain, kalimat basmalah mengandung unsur cahaya Ilahi, yang jika di dunia dapat menjadikan arah tujuan untuk berjalan, sehingga mengiring kepada cahaya ketaatan di akhirat yang berbuah kebahagiaan. Dan tentu, hanya kepada orang orang yang bertakwa cahaya ini bertempat.

• Ya` (الياء) :

يَدُ الله اي حَفِظَهُ على اَهْلِ الإسْلام

Artinya, kuasa Allah. Maksudnya, Allah memberikan penjagaan pada diri orang yang membaca Basmalah dari kejelekan dan celaka. Bacalah pada saat di rumah, di kendaraan, di tempat kerja, dan dimana saja. Dengan membaca Basmalah, Allah Ta’ala menurunkan penjagaan dan perlindungan kepadamu.

Mari sebagai muslim yang ta’at kita selalu berusaha untuk mengawali segala bentuk perbuatan baik kita dengan bacaan basmalah. Sebagaimana sabda nabi yang telah disebutkan di awal pembahasan. Semoga kita selalu diberkahi Allah Ta’ala dalam setiap langkah-langkah positif kehidupan kita. Amin.

Disadur dari : Kitab Maraqil ‘Ubudiyyah karya Syeikh Nawawi Al- Bantani.



© Copyright 2004-2021 - Pondok Pesantren Al-Anwar
Sarang, Rembang, Jawa Tengah 59274 Indonesia.