Login Anggota
Lupa password? - Mau jadi Anggota?    
 
Bahtsul Masa`il

Selasa, 14 Oktober 2014 - LNI PP. Al-Anwar


Transgender, Konsekuensinya?

Deskripsi masalah

Kasus pembunuhan dengan memutilasi dan memasak jasad Mayang Prasetyo di Australia dilakukan suaminya, Marcus Volke akhir-akhir ini cukup menyita perhatian. Berita tentang transgender pun kembali menyeruak ke permukaan.

Pertanyaan:

Bagaimana hukum merubah alat vital, misalnya dzakar dirubah menjadi farji atau sebaliknya? Apakah status orang tersebut masih tergolong dalam jenis aslinya?

Jawaban:

Statusnya tetap menurut jenis kelamin asli sebelum di operasi, tanpa ada khilaf. Karena seandainya pergantian kelamin dengan cara menempelkan organ tubuh jenis kelamin yang berlainan, itu tidak mempengaruhi status kelamin orang yang ditempeli, apalagi kalau yang ditempelkan diambilkan dari organ tubuhnya sendiri.

*Ada baiknya kalau kami kemukakan teknis operasi tersebut.

- Operasi kelamin pria menjadi wanita:

Pertama penis dan testis dibuang, kemudian dibuatkan vagina dengan cara membuat lubang antara anus dan saluran kencing. Setelah itu dibuat bibir-bibir besar (labi mayora) dan bibir kecil (labi minora), bahannya dari kulit kantung skrotum. Selanjutnya lubang tersebut dilapisi dengan kulit penis laki-laki tadi atau kulit yang lain.

- Operasi kelamin wanita menjadi pria:

Vagina serta ovarium (yang memproduksi ovum serta hormon wanita) diambil, lalu dibuatkan alat kelamin laki-laki buatan dengan prastisis.

Referensi:

- نهاية الزين ص 27

ولو قطع عضو من شخص والتصق بآخر وحلته الحياة فله حكم من اتصل به لا إن انفصل عنه فلو قطعت يد رجل والتصقت بامرأة وحلتها الحياة انتقض وضوء الرجل بلمسها وعكسه



© Copyright 2004-2021 - Pondok Pesantren Al-Anwar
Sarang, Rembang, Jawa Tengah 59274 Indonesia.