Login Anggota
Lupa password? - Mau jadi Anggota?    
 
Ragam

Selasa, 08 April 2014 - M. Habibul Ardan


Diba'an Yuk...

Jika kita cinta kepada Rasulullah S.A.W. maka kita akan selalu menyebutnya

من أحبّ شيأ كثر ذكره

Artinya : “Barang siapa mencintai sesuatu maka ia akan banyak menyebutkanya” Ekspresi cinta kita kepada beliau bisa kita wujudkan dan ungkapkan dengan melakukan kegiatan pembacaan Diba’iyah.

Diba’an adalah kegiatan membaca sholawat Nabi secara berjama’ah. Sedangkan kitab yang dibaca adalah kitab “Maulid Ad-Diba’i” yang disusun oleh Imam Wajihuddin Abdurrahman bin Ali bin Muhammad As-Syaibani Al-Yamani yang lebih masyhur dengan julukanya “Ibnu Ad-Diba’I”.

Kitab ini berisi bacaan sholawat dan paparan secara singkat tentang kehidupan dan biografi Rasulullah S.A.W mulai dari kelahiran sampai diutusnya beliau menjadi sang rasul. Tetapi, bahasa yang disampaikan dalam kitab tersebut menggunakan bahasa sastra yang indah sehingga enak dibaca dan didengarkan. Sedangkan dalam bacaan sholawatnya disusun dengan rapi dan dikemas dalam bentuk sya’ir sehingga bisa dilagukan.

Kegiatan Diba’an ini mempunyai banyak nama. Ada yang menyebutnya dengan nama kegiatan Jam’iyahan, karena diadakan sebagai kegiatan yang mempertemukan para anggota Jam’iyah, ada pula yang menyebutnya dengan sebutan “Berzanjen” karena didalamnya banyak terdapat bacaan sholawat yang diambil dari kitab “Maulid Al-Bazanji” yang disusun oleh Imam Ja’far Al-Barzanji Al-Madani yaitu “Mahallul Qiyam”.

Adapun tentang pelaksanaanya, kegiatan ini secara umum diadakan secara rutin sekali dalam seminggu. Mayoritas warga Indonesia melangsungkanya pada hari Kamis malam Jum’at usai sholat Isya’ di Masjid, Musholla, Pesantren, bahkan ada juga yang di rumah-rumah warga secara bergiliran. Disamping diadakan seminggu sekali, Diba’an biasanya juga sering diadakan pada acara-acara tertentu seperti acara Maulid Nabi S.A.W , Khitanan, Pernikahan dll.

Pastinya, kegiatan Diba’iyah ini adalah kegiatan yang dianjurkan oleh agama sekaligus termasuk salah satu bentuk ibadah, karena banyak sekali dalil yang menunjukkan perintah untuk bersholawat kepada Nabi Muhammad S.A.W . diantaranya adalah surat Al-Ahzab ayat 56 :

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَآَيُّهَا الَّذِيْنَ آَمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْماً

Artinya: “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya”.



© Copyright 2004-2021 - Pondok Pesantren Al-Anwar
Sarang, Rembang, Jawa Tengah 59274 Indonesia.