Login Anggota
Lupa password? - Mau jadi Anggota?    
 
Ragam

Jumat, 28 Februari 2014 - M. Toyyibin


Pemuda di Era Globalisasi

Di dalam Al-Qu’an sudah jelas dan sering dijelaskan oleh Shaikhuna KH. Maimoen Zubair bahwa dunia semakin akhir ini isi Qur’an semakin nyata/ tanda-tanda kebesaran Allah itu semakin tampak. Ini pun yang tau bagi orang-orang yang faham dengan isi Al-Qur’an atau yang selalu mengikuti beberapa pengajian Qur’an dengan mendengarkan tentang isi kandinga isi Al-Qur’an.

Kenapa kami katakan hal yang seperti ini? Karena terkadang manusia pada zaman akhir ini banyak yang hafal Al-Qur’an tetapi tidak tau apa isi yang terkandung di dalamnya. Dan pada masa Era Globalisasi ini banyak sekali perubahan, seperti halnya dahulu yang ada cuma Onta sekarang sudah ada sepeda, mobil, kereta api bahkan kapal terbang pun sudah semakin banyak. Semua itu tidak lain terbuat dari besi dan tembaga. Itu semua dihasilkan dari gunung-gunung, Maka tidak usah heran kalau banyak sekali terjadi tanah longsor dan gunung pun sudah banyak yang meletus, dan ini semua adalah ulah tangan manusia itu sendiri.

Dahulu sebelum zaman Era Globalisasi banyak manusia berkomunikasi cuma pakai batin, maaf ya mungkin ini kelasnya para wali. Walaupun antum semua setengah sangking para wali, tapi coba kalau kita lihat sekarang manusia sudah banyak yang pakai alat elektronik ketika mau berkomunikasi, mereka cukup menggunakan seperti telefun, HP dan lain sebagainya .

Dan sekarang bagaimana tanggapan kita untuk hidup pada zaman Era Globalisasi ini? Mari lihat guru-guru kita yang patut kita tiru masalahnya meskipun para guru kita hidup dengan berbagai macam manusia entah itu dari tingkat pemerintah maupun rakyat, miskin atau kaya dari banyaknya pengalaman, tetapi beliau semua tetap mempertahankan kesalafan dan selalu mengikuti jejak Ahlu Sunnah Waljamah.

Maka dari itu meskipun kita tau zaman dan harus tau zaman tau yang serba modern ini, kita tetap perthankan jejak guru kita yaitu mempertahankan kesalafan dan Ahlu Sunnah. Karena apa? Kalau kita tidak tau zaman maka kita akan selalu dibodohi oleh orang-orang yang tidak mengikuti ajaran Ahlu Sunnah seperti Syiah, Liberal dan aliran sesat yang lain.

Terkadang dari anak pesantren ketika tamat dari pesantrennya sebagian ada yang minder untuk berhubungan dengan dunia luar, karena mereka kadang tidak yakin dari kemampuan yang dimiliki entah itu dari bahasa atau pengalamannya. Padahal dari anak pesantren itu sebenarnya mempunyai banyak kelebihan, karena dari sifat yang kurang yakin yang dimiliki oleh mereka, inilah yang bisa melemahkan mental yang dimiliki oleh para santri.

Maka dari itu Inilah guna kita tau zaman yang serba modern, supaya kita tidak selalu dibodohi dari orang-orang yang bicara tetapi terkadang tidak ada sumbernya dari apa yang telah mereka disampaikan.



© Copyright 2004-2021 - Pondok Pesantren Al-Anwar
Sarang, Rembang, Jawa Tengah 59274 Indonesia.