Login Anggota
Lupa password? - Mau jadi Anggota?    
 

Hikmah

Senin, 22 Januari 2018 - KH. A. Wafi Maimoen Lc. M.Si.


Hikmah ke–12 'Uzlah

ما تقع القلب مثل عزلة # يدخل بها ميدان فكرة

Uzlah adalah menetapnya seseorang pada tempat yang jauh dari keramaian (tanpa adanya orang lain), sebagian ulama’ berpendapat uzlah adalah pekerjaan hati artinya meskipun dia berada di tengah-tengah keramaian tapi hatinya masih tetap menyendiri (fokus kepada Allah). Berbeda halnya dengan khumul yaitu orang yang tidak mau terkenal atau tidak mau berhubungan dengan orang lain. Dari sini kita bisa menyimpulkan bahwa Uzlah lebih khusus dari pada khumul karena dalam uzlah terdapat 2 unsur sebagai barometer seseorang yang ingin menjadi baik.

  1. dengan ‘uzlah kita bisa membersihkan hati kita, seperti halnya pendapat ibnu atho’illah yang menerangkan bahwasanya uzlah diibaratkan dengan obat yang bisa menyembuhkan penyakit-penyakit manusia, lebih-lebih penyakit yang berhubungan dengan hati, dan uzlah sendiri mempunyai dua unsur yaitu tarak (meninggalkan segala sesuatu yang bisa menghambat kesembuhan) dan fikroh (berfikir untuk mendekatkan diri kepada allah) untuk lebih mempercepat penyembuhan. Perlu diketahui uzlah pun mempunyai tatacara yang harus dilakukan sepertihalnya mengkonsumsi obat yaitu, jangan terlalu sering karena itu akan menghilangkan sifat sosial kita.
  2. Manusia itu bisa menjadi baik ketika dia mau mengendalikan nafsunya dengan cara uzlah dan berfikir atas keagungan Allah, Karena nafsu adalah salah satu komponen yang ada didalam tubuh setiap manusia, karena manusia itu terdari dari 4 komponen yaitu: ruh, jasat, ilmu, dan nafsu

Meskipun  sekilas nafsu adalah komponen yang kelihatannya dipandang  sebelah mata dari pada komponen-komponen penting lainnya, Tapi jangan salah dengan satu perkara ini bisa membuat manusia menuju jurang kepedihanya gara-gara menuruti kemauan nafsu itu, memang benar nafsu itu ibarat penyakit yang ada ditubuh kita, akan tetapi kita bisa mengekangnya dengan akal, karena Allah menciptakan mahluknya yang sempurna hanyalah manusia, karena dalam dirinya dilengkapi dengan nafsu dan akal. Berbeda dengan setan yang hanya mempunyai nafsu saja, Dan bisa lebih tinggi derajatnya melebihi malaikat dengan akal, begitu pula manusia bisa menjadi lebih hina dari pada setan dengan cara mengumbar nafsunya.

Akal kita harus kita gunakan dengan sebaik-baiknya misalnya untuk berfikir apa yang ada  dan segala sesuatu yang ada di dunia ini.

يدخل بها مدد الفكرة

Berfikir itu artinya memikirkan segala sesuatu dalam hatimu (kamu ini siapa,umur kamu untuk apa) umur yang dilaui dengan maksiat harus kamu istighfari,sedangkan umur yang dilaui dengan kebaikan maka kamu harus bersyukur karena segala sesuatu itu hakikatnya dari Allah dan akan kembali pula kepadanya.

Alhasil kamu hidup di dunia ini boleh menikmatinya, akan tetapi kita akan meninggalkannya, begitupun ta’at, meskipun berat kamu akan memetik hasilnya.

dunia ini ibarat orang yang bercocok tanam , tergantung apa yang kita tanam  karena orang yang menanam pasti akan memanenya dan perlu diingat kita hidup diduniaitu semuanya adalah cobaan baik itu enak atau sebaliknya seperti ketika kita tertimpa musibah,

لقد خلقنا الانسان من كبد

Dan  segalanya kita hidup didunia ini tidak ada yang abadi  tapi yang abadi adalah ketika memanen hasilnya. Karena kita hidup didunia ibarat tempat kita menanam dan hasilnya di akhirat.

الدنيا مزرعة الا خيرة

Maka jagalah dirimu seperti dengan uzlah dari hiruk-pikuk duniawi dan dari apa saja yang bisa melupakannya terhadap Allah yang menguasai apa yang ada di dunia dan akhirat.

 


Sosialisasikan halaman ini melalui :
Email facebook twitter LinkedIn Diigo del.icio.us
Jumat, 29 Des 2017
Tujuan Amal Manusia
Jumat, 15 Des 2017
Warna-Warni Amal Manusia
Jumat, 2 Des 2016
Bahaya Riya'
Kamis, 3 Nov 2016
Al Ghofil dan Al ‘Aqil
Jumat, 9 Sep 2016
Terkabulnya Do'a
Selasa, 3 Mei 2016
Yakin pada Janji Allah
Jumat, 8 Apr 2016
Menjaga Hati
Rabu, 6 Jan 2016
Pasrah kepada Qadar Allah
Senin, 16 Nov 2015
Memposisikan Diri Dalam Beramal
Sabtu, 31 Okt 2015
Jangan Mengandalkan Amal Ibadah
Rabu, 22 Apr 2015
Kebenaran Janji Allah
Jumat, 6 Mar 2015
Hakikat Teman Sejati
Minggu, 1 Peb 2015
Jangan Menunda Untuk Beramal
Selasa, 20 Jan 2015
Dunia, kawan atau lawan?
Senin, 15 Des 2014
Ketika Hijab Telah Terbuka
Senin, 13 Okt 2014
Memperoleh Rizqi yang Halal