OMG! You broke this page.

Error: at line 701 in file /home4/ppalanwa/public_html/lib/smarty/sysplugins/smarty_internal_templatecompilerbase.php:

Message:

Syntax Error in template "98ca12c4da7bf836e1121694ec09944bff8a954c"  on line 16 "<p>Selanjutnya Syekh Husnin Makhluf mengatakan bahwa uang kertas bisa dikenai zakat dengan mengasumsikan empat hal. <em>Pertama</em>, uang kertas diasumsikan sebagai harta yang dijamin oleh bank, dan karenanya kedudukannya sama dengan harta likuid meskipun praktiknya tidak sama dengan hutang-piutang. <em>Kedua,</em> uang kertas diasumsikan sebagai harta yang disimpan di bank. Dengan memandang kedua hal tersebut, ulama sepakat bahwa uang kertas harus dikenai zakat. <em>Ketiga</em>, uang kertas diasumsikan sebagai piutang jatuh tempo yang menjadi kewajiban bank. Karena bank adalah debitor yang mampu dan piutang sudah jatuh tempo, maka uang kertas dikenai zakat dalam kedudukannya sebagai piutang jatuh tempo atas debitor mampu, sebagaimana pendapat mazhab Syafi'iyyah. <em>Keempat,</em> uang kertas dipandang dari sudut nilai nominal yang berlaku dan diterima masyarakat sebagai alat pembayaran yang sah. Dalam kasus ini uang kertas wajib dikenai zakat diqiyaskan dengan kewajiban zakat <em>fulus</em><a name="_ftnref1" href="{curl}_ftn1">[1]</a> dan <em>nuhas</em><a name="_ftnref2" href="{curl}_ftn2">[2]</a>.</p>" unknown tag "curl"